Close

24/05/2017

Cegukan Pada Bayi

CEGUKAN PADA BAYI

Cegukan sebenarnya adalah reaksi diafragma yaitu otot yang memisahkan rongga dada dan perut, tepatnya di bawah tulang rusuk yang berguna untuk membantu mengendalikan pernapasan. Reaksi tersebut menyebabkan diafragma mengencang secara tiba-tiba dan tanpa disadari, menutup pita suara di kerongkongan, sehingga menghasilkan bunyi khas cegukan di bagian atas tenggorokan.

Alasan Terjadinya Cegukan
Secara medis, cegukan disebut dengan singultus. Pemicu cegukan bayi antara lain mengonsumsi terlalu banyak makanan, masuknya udara saat mengunyah atau saat bayi merasa tegang.
Umumnya cegukan terjadi ketika bayi mengisap udara berlebihan pada saat menyusu. Membuat bayi sendawa setelah menyusu merupakan salah satu cara untuk mengeluarkan udara dari perut agar bayi terhindar dari risiko cegukan dan rasa tak nyaman lainnya.

Meski bagi sebagian orang tua merasa cegukan bayi cukup mengganggu, namun sebenarnya tidak demikian bagi bayi. Selama cegukan yang terjadi tidak memengaruhi aktivitas bayi sehari-hari.

Cegukan atau hiccups merpakan kondisi normal yang sering dijumpai pada bayi, khususnya bayi baru lahir sampai usia kurang lebih 3 bulan.

• Hingga kini, faktor penyebabnya belum jelas, terutama pada bayi. Meski begitu, beberapa buku menyatakan, iritasi terhadap diafragma bisa terjadi ketika bayi minum terlalu cepat atau banyak. Juga, gumoh bisa merangsang terjadinya cegukan.

• Cegukan tidak berbahaya. Meski begitu, Anda merasa kurang nyaman saat melihat ia cegukan. Apa yang harus dilakukan? Gendonglah ia, peluk hangat, dan tenangkan. Cegukan pun mereda, lalu sirna dengan sendirinya.

• Anda bisa mencoba mengurangi risiko cegukan dengan cara mengatur pola minumnya. Misalnya, bila ASI (Air Susu Ibu) terlalu deras, ia mudah tersedak atau muntah. Jadi, aliran ASI atau susu yang deras berpotensi merangsang otot diafragma, sehingga bayi mudah cegukan.

• Jika bayi sering gumoh dan atau muntah, tetapi laju pertumbuhan berat badannya baik, sangat mungkin gumoh atau muntahnya akibat terlalu banyak minum. Lebih sedikit, asal lebih sering. Biasanya, cara ini berhasil mengatasi gumoh. Yang pasti, Anda tidak perlu cemas. Sejalan dengan bertambahnya usia, bayi akan semakin jarang mengalami cegukan.

Berikut adalah cara cara yang dapat anda lakukan untuk mengatasi cegukan pada bayi :

1. Ubahlah Posisi Ketika Menyusui

Ketika bayi anda mendapatkan ASI maka seringkali bayi anda menelan udara berlebih yang memicu terjadinya cegukan. Kondisi dimana bayi anda sedang mendapatkan asi dan mengalami cegukan maka yang dapat anda lakukan adalah dengan mengubah posisi menyusui bayi anda sehingga dapat membatasi jumlah udara yang masuk ke dalam mulutnya. Apabila cegukan yang dialami oleh bayi frekuensinya lebih sering maka sebaiknya menghentikan sementara air susu, dikhawatirkan akan membuatnya tersendak.

2. Usahakan Bayi bersendawa setelah mendapatkan ASI

Membuat bayi anda bersendawa setelah mendapatkkan ASI merupakan salah satu cara untuk mengurangi bayi anda dari cegukan. Dengan bersendawa maka bayi anda dapat mengeluarkan udara yang berlebihan di dalam perutnya. Selain itu dengan bersendawa dapat melepaskan kejang otot sehingga dapat menghentikan cegukan yang dialami oleh bayi anda. Untuk membuat bayi anda bersendawa cara yang anda lakukan adalah dengan membuat bayi anda berdiri kemudian anda posisikan badan bayi anda berada dibagian pundak, sehingga badan bayi anda sejajar dengan pundak anda.

3. Membuat Jadwal Makan yang Teratur

Membiasakan dengan memberikan makanan secara teratur pada bayi akan membuatnya mengurangi kebiasaan cegukan. Pemberian makanan teratur dimaksudkan adalah ketika bayi anda berusia enam bulan ke atas maka anda memiliki jadwal dalam pemberian makanan pendamping ASI untuk dapat menyesuaikan kondisi bayi anda. Pemberian makanan yang baik adalah sebelum lapar dan menghentikan makanan setelah kenyang. Cegukan yang dialami oleh anak anda dapat menjadi masalah lambung apabila cegukan yang dialami oleh anak anda disertai dengan muntah.

4. Pijat Perlahan Bagian Belakang

Untuk menenangkan bayi yang sedang cegukan memang membutuhkan cara tertentu, yang bisa membuatnya tenang apabila anda dapat memijat bagian belakang. Maksudnya adalah dengan menggosok punggung bayi dengan tenang sehingga cegukan yang dialami bayi anda dapat berkurang. Anda tidak perlu khawatir karena cegukan sementara waktu tidak membuatnya berbahaya.

Dengan demikian bagi bayi yang sering mengalami cegukan, anda dapat memilih pilihan untuk mengurangi cegukan dengan cara cara diatas. Perlu anda ingat bahwa cegukan tidak membahayakan bayi melainkan saja anda membuat bayi anda tenang.

Facebooktwitterpinterest